Arti SAE dalam Oli Pelumas Multigrade

posted in: Tips Perawatan Mesin Mobil | 0

Sering kita mendengar kata SAE 20, SAE 50. Apakah SAE itu?

Sae adalah singkatan dari Society of Automotive Engineer sebuah lembaga standarisasi seperti ISO, DIN, JIS yang mengkhususkan diri di bidang otomotif.

Angka dibelakang SAE menunjukkan tingkat kekentalan oli tersebut. Makin tinggi makin kental pelumasnya.

Sebagai Contoh SAE 40 lebih kental dari SAE 20

Loh, kalau SAE 10W-40 apa dong artinya?

Kalau ada kode angka multi grade seperti itu, berarti kekentalan oli tersebut dapat berubah-ubah sesuai suhu di sekitarnya.
Huruf W di belakang angka 10 berarti Winter (Musim dingin) yang berarti pada saat dingin, oli tersebut kekentalannya SAE 10, sedangkan saat panas, oli tersebut kekentalannya SAE 40.
Oli model multi grade spt SAE 10W-40, SAE 10W-50, SAE 15W-50 ini sangat laku di pasaran dikarenakan kekentalannya flexible & tidak cenderung mengental sekali saat udara dingin, sehingga memudahkan mesin di-starter saat pagi hari.

Kira kira berikut penjelasan dari spesifikasi oli multigrade :

SAE 10W-40
Oli ini dpt dipakai pd kondisi dingin suhu -20 s/d -25 celcius dan suhu 150 celcius.
Oli ini relatif irit BBM namun Kurang baik untuk perlindungan mesin (untuk kondisi jalan sering macet & beban berat, contoh : naik motor boncengan)
Oli tipe ini kudu sering2 ganti.

SAE 15W-40
Oli ini dpt dipakai pd kondisi dingin suhu -15 s/d -20 celcius dan suhu 150 celcius.
Oli ini paling pas untuk kendaraan mesin diesel.

SAE 20W-50
Oli yg dpt dipakai pada kondisi dingin suhu -10 s/d -15 celcius dan suhu 150 celcius.
Oli jenis ini relatif kurang efisien dlm BBM, namun sangat jos gandos dalam perlindungan mesin.

SAE 15W-50
Kurang lebih hampir sama dengan SAE 20W-50 bedanya lebih encer saja.

Jadi Gantilah Oli anda di Bengkel Mobil terpercaya agar tidak salah dalam menentukan pilihan

Leave a Reply